
Masih teringat kita tentang dukun cilik dengan batu saktinya yang bisa mengobati penyakit, lalu kisah bocah perempuan yang mengobati penyakit dengan mengunakan kertas yang ditempel pada bagian tubuh yang sakit.
fenomena pengobatan yang apabila dipikir secara logika yang sangat tidak masuk akal tapi itulah kenyataannya. pasien yang melakukan pengobatan tersebut merasa baikan malah sembuh penyakitnya.
sekarang pengobatan alternatif aneh bin ajaib terulang kembali tetapi sekarang tidak dengan bocah-bocah cilik lagi melainkan berobat diatas rel kereta api.

pengobatan rel kereta api ini hanya ada di indonesia, rel kereta api yang ada di stasiun Rawa Buaya,cengakareng, Jakarta Barat ramai didatangi orang-orang yang ingin berobat, mereka berbaring diatas rel kereta, hal yang sangat membahayakan jika di ingat rel kereta api ini aktif dimana kereta api selalu melintas.
karena kehidupan yang serba mahal, orang-orang lebih tertarik pada pengobatan gratis dibandingkan pengobatan ke dokter yang membutuhkan biaya yang menurut mereka lebih baik untuk membeli sembako yang kian hari makin naik atau biaya sekolah anak yang katanya gratis pendidikan 9 tahun.
karena begitu sulitnya kehidupan . orang-orang rela berdesakan berobat murah atau mau melakukan nya diatas rel kereta api yang sangat berbahaya.
seseorang yang sakit akan melakukan apa pun demi kesembuhannya, jika ada pengobatan murah apalagi gratis tanpa mengeluarkan biaya. kenapa tidak ??? :D
tapi inilah realita yang terjadi didepan kita.
ada-ada saja ya, aku belumsempat lihat berita mengenai ini
ReplyDeleteTrus, sakitnya apa ya bisa sembuh.
ReplyDeletepada gak takut keinjak kereta lewat?
ReplyDeleteSalam kenal
waduh ... pertanda apa nih?
ReplyDeleteorang kok berobat kayak gitu?
geleng2.com
Ya ampun, sampai sebegitunya mereka percaya pada metode penyembuhan seperti itu. coz klo dengan logikan kan gak ada hubungannya sama sekali rel kereta api dengan penyembuhan, klo emang posisinya bagus ya dibuat aja di rumah mirip rel gitu, gak usah kali di relnya secara langsung.. hmmmmmmmm
ReplyDeleteHah? Astagfirullah...
ReplyDeleteSemoga pada nyadar deh dan meninggalkan hal2 yang membahayakan seperti itu :(
Sehat itu mahal. Mau berobat ke dokter atau klinik saja bayarnya muahaalll....
ReplyDeleteKalau ditanggung kantor sih masih terasa ringan, kalau enggak? Aduh, ya makanya yg gratis tentu jadi incaran.
Realita yang membuat saya speechless tak tahu hrs berkomentar spt apa..
ReplyDeleteno kmen dech ^_^, memang hal ini yang tengah terjadi di masyarakat kita, berikhtiar dengan berbagai cara :D
ReplyDeleteaku belum sempet liat beritanya nih mbak.
ReplyDeletemau sehat kok membahayakan diri sendiri >.<